Novak Djokovic (Foto: Sky Sports)
Novak Djokovic (Foto: Sky Sports)

“Sangat sulit bicara tentang pencapaian trofi ini. Saya tidak menjadi salah satu petenis yang merayakan kemenangan ini.”

Demikian komentar petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic, saat menerima gelar juara ATP World Tour Finals 2014 tanpa bersusah-payah di laga terakhir yang sejatinya digelar di O2 Arena, London, Ahad (16/11/2014) waktu setempat.

Hal itu terjadi setelah lawannya, Roger Federer, mengundurkan diri sesaat sebelum pertandingan. Federer tidak dapat bermain di partai puncak itu karena alasan kesehatan.

“Saya telah mencoba apa pun yang saya bisa lakukan sejak semalam dan hari ini –obat penghilang rasa nyeri, istirahat—sampai saat-saat terakhir, tapi saya tidak bisa bertanding pada level ini dengan Novak. Di partai final seperti ini dan pada usia saya, itu akan jadi terlalu berisiko. Saya harap Anda mengerti,” jelas Federer meminta pengertian atas keputusannya.

Dengan demikian, Djokovic berhasil mempertahankan gelar dan menjadi orang pertama, yang menyabet gelar di turnamen ini tiga kali berturut-turut, setelah Ivan Lendl pada 1980-an.

Petenis Serbia itu juga mencatatkan diri sebagai yang tak terkalahkan di O2 Arena sejak 2011 lalu. Dan semakin nyaman di puncak peraih poin terbanyak dalam peringkat dunia.

Untuk sedikit mengurangi rasa kecewa penonton, penyelenggara mengganti pertandingan dengan partai persahabatan antara Djokovic dan Andy Murray. Di mana Djokovic menang 8-5.

Sumber: Sky Sports

Advertisements