Bank HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corporation) memperkirakan rupee India akan menjadi mata uang terkuat di Asia pada tahun depan.

“Harga minyak yang rendah berarti peningkatan terus-menerus dalam transaksi berjalan dan inflasi. Reserve Bank India berkomitmen menurunkan ekspektasi inflasi dan sekarang memiliki kemampuan untuk mengekang kelemahan rupee,” Kepala HSBC untuk kajian forex Asia, Paul Mackel, mengatakan dalam sebuah laporan kepada para klien.

Mackel mengatakan ia berharap rupee akan berkisar antara 62,5 dan 63 terhadap dolar pada tahun depan. Yang membuat itu cukup baik di mana sekarang, di 62,6. Ramalan itu bukanlah pertanda baik keuntungan di depan mata bagi para investor India, tapi itu akan mengarah pada stabilitas.

Sementara itu, di pasar Asia lainnya di mana para investor berpendapatan tetap memiliki pijakan yang kokoh – terutama Indonesia dan Filipina – dolar yang menguat dan Eropa yang lebih lemah adalah masalah. Rupee India merupakan taruhan terbaik dari mata uang yang diperdagangkan di wilayah tersebut.

Mackel mengatakan mata uang Asia akan melemah terhadap dolar setelah Fed meningkatkan suku bunga, dan pelonggaran lebih lanjut oleh Bank Jepang dan Bank Sentral Eropa kemungkinan akan menyebabkan gejolak forex regional yang lebih besar.

Sumber: forbes.com
Judul asli: Indian Rupee Best Asian Currency, Says HSBC
Penulis: Kenneth Rapoza

Advertisements