10 Buku Terbaik 2014 versi BBC

  1. A Brief History of Seven Killings

Novel karya Marlon James ini menjadikan perbudakan di Jamaika pada pergantian abad ke-19 sebagai latar cerita, yang melibatkan persaudaraan rahasia perempuan-perempuan budak yang mengobarkan pemberontakan. A Brief History of Seven Killings (Sejarah Singkat Tujuh Pembunuhan) dimulai sejak gejolak politik terjadi di Teluk Montego pada 1959. Namun peristiwa sentral dalam novel ini adalah usaha pembunuhan terhadap Bob Marley pada Desember 1976.

  1. Nora Webster

Nora Webster adalah kisah tentang kehilangan dan penggantian yang diceritakan dengan pengendalian diri dan keindahan. Di mana Nora Webster harus memasuki kehidupan yang keras setelah kematian suaminya. Sang penulis, Colm Tóibín, menjadikan kampung halamannya di Enniscorthy, Irlandia, sebagai latar cerita.

  1. The Encyclopedia of Trouble and Spaciousness

Pemenang anugerah kritik budaya ini berisi 30 esai-esai terbaru dari Rebecca Solnit. Fokus pengamatannya terletak pada daya tahan dan pemulihan terhadap bencana, baik yang disebabkan kesalahan manusia atau pun alam, yang terjadi di Detroit, Islandia, Haiti, Jepang, dan New Orleans.

  1. Penelope Fitzgerald

Hermione Lee mencatatkan kehidupan Penelope Fitzgerald sebagai sebuah ilham. Penelope Fitzgerald mewarisi eksentrisitas dan kecemerlangan novelis. Pernikahannya dengan Desmond Fitzgerald, seorang militer pecandu alkohol, berakhir bencana. Fitzgerald harus membesarkan tiga anak saat bekerja sebagai seorang guru dan tinggal di sebuah tongkang di Thames, dan sempat tinggal di penampungan tunawisma. Dalam karyanya, Lee melakukan pendekatan terhadap subjeknya dengan kasih sayang dan ketajaman kritis, menyuguhkan pada kita latar cerita menyeluruh sebagai apresiasi sastra.

  1. The Kills

Richard House membuka hikayat spionasenya, sebuah novel tetralogi, dengan satu perintah misterius: “Dengar. Ada masalah dan tidak dapat diselesaikan. Kau harus menghilang.” Perintah itu datang dari eksekutif puncak kontraktor militer Amerika Serikat (AS) yang menjalankan ‘lubang pembakaran’ di Irak untuk membakar kelebihan senjata perang. Seorang pria yang dikenal sebagai Sutler dituduh menggelapkan sejumlah besar senjata. Dia meninggalkan tim dan berencana untuk membalas dendam.

  1. Wonderland

Sulit untuk tidak memikirkan Patti Smith yang tak tergantikan ketika membaca novel karya Stacey D’Erasmo yang mendalam dan berkesan ini. Di mana tur comeback seorang bintang rock menjadi sebuah meditasi saat tampil, ambisi, cinta yang hilang dan ditemukan, berlalunya waktu, dan percikannya yang membentuk seni. Sebagai rocker indie Anna Brundage kembali menghentak jalanan Christiania di Copenhagen, dia dihantui oleh kenangan masa lalu akan keberhasilan. Dia balik ke wonderand lagi, menyeimbangkan pijakan, menyadari kekuatannya di atas panggung, takut dia tidak akan mampu mengejar ketertinggalannya.

  1. Some Luck

Novel pertama dari trilogi Last 100 Years karya Jane Smiley, yang mengikuti kehidupan suatu keluarga melewati beberapa dekade dari tahun 1920an hingga tahun 1950an, kembali ke lahan pertanian Iowa yang dia kenal dengan baik.

  1. An Untamed State

Novel pertama Roxane Gay ini dimulai dengan sebuah momen horror: “Suatu waktu… Aku diculik oleh sekelompok pemuda yang tak kenal rasa takut lagi mengerikan… Mereka mengurungku selama 13 hari. Mereka ingin menghancurkanku.” Diculik dari mobilnya di ibukota Haiti, Port-au-Prince, di mana suaminya menyaksikan tanpa daya, Mireille ditawan untuk uang tebusan sebesar satu juta US dolar.

  1. Lila

Marilynne Robinson memenangkan Penghargaan Pulitzer untuk Gilead, di mana Pendeta John Ames bercerita kepada putranya tentang hikayatnya dan kampanye mereka melawan perbudakan sebelum Perang Sipil Amerika. Lila melengkapi lingkaran keluarga itu yang menggambarkan kehidupan ibu dari sang putra tersebut, istri kedua Ames yang jauh lebih muda. Lila adalah yatim piatu yang dibesarkan oleh Doll, seorang pekerja migran pada masa-masa paling putus asa dari Depresi Besar. Lila datang ke kota Gilead setelah Doll meninggal dan mengungsi ke gereja Ames selama hujan badai. Dengan Lila, Robinson menawarkan kita keajaiban dan potret penting lain dari Amerika.

  1. Euphoria

Euphoria, yang memenangkan penghargaan fiksi pertama Kirkus Reviews, adalah, sederhananya, kisah cinta segitiga yang melibatkan tiga antropolog perintis – Nell, Fen, dan Bankson. Terinspirasi oleh Margaret Mead, dan suaminya Reo Fortune dan Gregory Bateson. Cerita ini mengambil set pada titik penting dalam pekerjaan mereka, tahun 1930an, saat ketiganya melakukan penelitian di sepanjang sungai Sepik di New Guinea. Lily King memberikan alternatif antara narasi Bankson dan jurnal harian Nell, menawarkan perspektif bervariasi pada ceritanya, dan membangun ketegangan saat dia mengeksplorasi kekuatan dahsyat yang menarik ketiga tokohnya dalam kompetisi mematikan.

Sumber: BBC

Advertisements