HowTheHelloNeighborProjectBroughtACommunityTogether-SizedKetika seniman Julie Keefe pindah ke lingkungan baru di Portland, Oregon, pada tahun 1991, ia langsung merasa tegang. Selagi kepindahannya, ia memperkenalkan diri kepada tetangga. Keefe memulai dengan percakapan yang sopan, ia bertanya berapa lama tetangganya telah tinggal di daerah itu. Keefe ingat, “Ia meletakkan tangannya di pinggul dan berkata, ’25 tahun!” Itu terdengar seperti ‘Hormat sedikit. Aku tinggal di sini sudah lama,'” kenang Keefe. Itu lingkungan yang bermasalah. “Yang sudah dikuasai oleh narkoba dan hal-hal seperti itu.”

Pada tahun-tahun berikutnya, Keefe dan yang lainnya mulai memegang kendali lingkungan. Akhirnya, daerah ini menjadi lebih aman. Hal itu membawa bisnis dan orang-orang baru yang pada akhirnya memperbaiki dan membangun lingkungan tersebut.

Sebagaimana yang telah terjadi, Keefe melihat bahwa warga yang baru pindah tidak berbicara kepada warga yang telah menghabiskan bertahun-tahun atau puluhan tahun di lingkungan itu. “Beberapa orang yang baru pindah merasa seperti, ‘Oh, tidak, aku membeli rumah ini dan memperbaikinya, dan aku dianggap orang jahat di lingkungan ini,'” kata Keefe.

Sebuah Rencana untuk Bersama Membangun Lingkungan

Keefe mulai membimbing pemuda yang kehilangan perhatian, mengajari mereka tentang fotografi. Saat itulah ia datang dengan sebuah rencana untuk mengharmoniskan lingkungan barunya. Proyek Halo Tetangga telah lahir.

Idenya adalah mengajak anak-anak berbicara dengan warga di lingkungan itu, orang-orang yang sudah ada untuk waktu yang lama dan orang-orang yang baru saja pindah. “Kami harus mulai berdialog. Saya ingin menunjukkan kepada mereka akan baik kiranya untuk saling mengunjungi dan bilang halo,” kata Keefe.

Ia mengajarkan anak-anak cara wawancara sebagai basa-basi sebelum mengambil foto. Berbekal pengetahuan itu, anak-anak mulai bertemu dengan tetangga mereka. Mereka akan mengajukan pertanyaan seperti “Pancakes atau wafel?” Ini akan membuat orang-orang berbicara, bercerita tentang bagaimana cara ibu mereka membuat wafel. Ada pertanyaan serius juga, seperti “Apakah Anda merasa nyaman tinggal di lingkungan Anda?”

Keefe dan anak-anak mengambil potret warga yang mereka wawancarai dan membuat poster dari subjek mereka itu. Bersama gambar masing-masing subjek, Keefe dan anak-anak mencantumkan sebuah kutipan, sesuatu yang paling menonjol yang pernah dikatakan orang-orang itu. Kemudian mereka memasang poster itu di antero kota.

Seni itu dimaksudkan untuk memperkenalkan lingkungan kepada anak-anak dan para tetangga dan kepada satu sama lainnya. Itu berhasil. Orang-orang yang tadinya tidak pernah terhubung sekarang mulai berhubungan.

Keefe mengingat-ingat kisah seorang anggota serikat pandai besi. “Ron, seorang pria kulit putih, mengetahui ada keluarga Vietnam yang tinggal di sebelah rumahnya. Remaja dari keluarga tersebut, Nathan, mengundang Ron untuk diwawancarai. Meski pun ia mempunyai pesanan awal, Ron menghentikan pekerjaannya di sore hari, datang ke sekolah, dan diwawancarai oleh 15 anak sekaligus. Kami memiliki dua wawancara lagi yang dijadwalkan hari itu, dan Ron diminta untuk menunggu. Ia kemudian diwawancarai oleh anak-anak tetangganya sendiri. Dan sekarang, ia selalu hadir pada setiap perayaan dari anggota msayarakat kami. Ia sering bersama Nathan, dan mereka memiliki hubungan yang baik.”

Proyek tersebut telah diperluas untuk lingkungan lain dan kota. Walikota Portland menganugerahi Keefe sebagai orang pertama di kota itu dengan gelar Creative Laureate. Ia dihormati sebagai salah satu orang paling kreatif dalam bisnis oleh majalah Fast Company. Selain bekerja pada masyarakat, Keefe sekarang bekerja dengan perusahaan yang ingin menggunakan prinsip-prinsip proyek Halo Tetangga untuk meningkatkan kinerja karyawan. “Seni saya mnegajak Anda untuk mempertimbangkan peran Anda dalam sebuah komunitas, sesuatu yang kita semua harus mengambil jeda dan mulai mempertimbangkannya.”

Sumber: Forbes.com
Judul Asli: How The Hello Neighbor Project Brought A Community Together
Penulis: Northwestern MutualVoice Team

Advertisements