Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii [Foto: badmintonindonesia.org]
Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii [Foto: badmintonindonesia.org]
Sebagai tuan rumah, Indonesia hanya menyisakan satu wakilnya di partai puncak turnamen bulutangkis BCA Indonesia Super Series Premier 2015.

Dari tiga wakil Indonesia yang berlaga di babak semifinal yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6/2015), hanya pasangan ganda putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii yang berhasil melangkah ke babak final.

Lewat perjuangan sengit, Nitya/Greysia mampu mengalahkan unggulan ketujuh asal Tiongkok, Yu Yang/Zhong Qianxin. Peraih medali emas Asian Games 2014 ini berhasil menang dalam drama tiga set 16-21, 21-15, dan 21-14.

Sementara ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, harus terhenti langkahnya di babak semifinal. Unggulan ketiga ini terpaksa mengakui ketangguhan pasangan nomor 1 dunia asal Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei, dengan skor 16-21, 21-15, dan 21-18.

Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, juga gagal melangkah ke final. Hendra/Ahsan, yang diunggulkan di posisi ketiga, kalah dari pasangan Tiongkok Fu Haifeng/Zhang Nan dengan skor 22-20, 18-21, dan 21-15. Ini adalah kekalahan ketiga bagi Hendra/Ahsan dari pasangan unggulan kedelapan itu.

Dengan demikian, hanya satu kesempatan Indonesia untuk meraih gelar di rumah sendiri ini. Di final, Nitya/Greysia yang diunggulkan di posisi keenam, akan menghadapi pasangan Tiongkok lainnya Tang Jinhua/Tian Qing.

Advertisements