This slideshow requires JavaScript.

Attitude adalah problem umum yang sering bertendensi negatif bila disandang personel aparat penjaga keamanan. Namun berbeda untuk Polisi Wanita yang satu ini.

Suatu waktu, Div Humas Polri menggelar diskusi publik menyikapi kasus kematian terduga teroris Siyono. Saya hadir. Di sana bertemu Bripda Indah. Kami ngobrol terhalang meja resepsionis. Saya berdiri di bagian depan meja. Bripda Indah duduk di kursi di balik meja.

Tiba-tiba datang seorang ibu ke arah kami. Berkemeja putih, rambut panjang dikuncir ke belakang. Ia berdiri di belakang sebelah kiri Bripda Indah.

Sadar akan kehadiran ibu itu, Bripda Indah segera berdiri dari duduknya. Ia persilakan ibu itu duduk. Gantian Bripda Indah yang berdiri.

Bripda Indah kemudian dibrondong sejumlah pertanyaan dari ibu itu. Mulai dari, sejak kapan jadi Polwan, sampai tugas di mana. Dengan ramah Bripda Indah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi kemudian muncul pertanyaan yang tak mampu dijawab Bripda Indah.

“Cantik-cantik gini ko’ mau sih jadi Polisi? Kenapa gak jadi pemain sinetron atau artis aja, mbak?” tanya ibu itu kepada Bripda Indah.

Bripda Indah tak menjawab. Sebagai gantinya ia hanya tersenyum.

“Iya kan, cantik kan, Mas?” tanya ibu itu kepadaku sejurus kemudian.

Sekenanya saya menjawab: “Nggak, Bu. Dia ngak cantik. Cuma indah.”

Itulah Bripda Indah. Polwan yang rela memberikan tempat duduknya untuk menghormati orang yang lebih tua. Sikapnya selalu ramah, bahkan kepada orang yang belum dikenal. Kepada yang dikenal, ia suka sekali berbagi senyum. “Hobiku memang senyum dan membahagiakan orang lain,” jelasnya sambil tertawa kecil.

Nama lengkapnya Indah Setiowati. Lahir di Jakarta, 29 Januari 1994. Ayahnya bernama Suripno, dan ibu bernama Soleha. Bripda Indah adalah anak keenam dari tujuh bersaudara.

Polwan satu ini sangat gemar mengikuti kegiatan yang berbau olah tubuh. Ia mengaku pernah ikut kejuaraan futsal dan bola voli. Suka lari dan renang juga. Doyan juga bersepeda di pagi hari. Nyanyi juga oke.

Untuk makanan, Bripda Indah sangat suka semua makanan yang terbuat dari cokelat. Termasuk minuman, baik itu yang disajikan dingin maupun hangat.

Sejak kecil ia memang punya cita-cita menjadi Polwan. “Karena terlihat cantik namun tetap memiliki wibawa dan pastinya berkharisma,” katanya beralasan saat suatu waktu kami bertemu kembali.

Advertisements